Resiko Kecurangan (Fraud)
1. Perbedaan antara error dan fraud
Sumber:
(https://www.google.co.id/search?q=AICPA+adalah&oq=AICPA+adalah&aqs=chrome..69i57.4438j0j7&sourceid=chrome&ie=UTF-8)
13. Tanggungjawab auditor saat ditemukan adanya fraud:
- Error merupakan kesalahan yang tidak disengaja dalam audit laporan keuangan
- Fraud merupakan kesalahan yang disengaja dalam audit laporan keuangan
- Menyajikan laporan keuangan yang menyesatkan (fraudulent financial reporting), dengan cara memanipulasi pelaporan aset, pendapatan, dan beban
- Penyalahgunaan assets (misappropriation of assets)
- Mengunguntkan/tekanan (insentives/pressives), curang dilakukan karena menguntungkan atau bisa juga karena tekanan
- Peluang (opportunities), curang dilakukan karena terbuka kesempatan untuk berbuat cutang.
- Mentalitas/resionalisasi, curang dilakukan karena faktor mentalitas atau pembenaran atas tindakan yang salah.
- Menerapkan prinsip skeptisme profesional (professional skepticism) atau sikap selalu mempertanyakan (questioning mind)
- Melakukan evaluasi kritis terhadap bukti audit
- Hasil diskusi dengan tim audit
- Hasil wawancara dengan manajemen
Sumber:
(https://www.google.co.id/search?q=AICPA+adalah&oq=AICPA+adalah&aqs=chrome..69i57.4438j0j7&sourceid=chrome&ie=UTF-8)
7. Pedoman deteksi dan pencegahan fraud menurut AICPA:
- Mengembangkan budaya kejujuran dan etika yang tinggi
- Manajemen bertanggungjawab dalam mengevaluasi risiko kecurangan
- Pemantauan oleh komite audit
- Contoh perilaku dari top manajemen
- Menciptakan lingkungan kerja yang positif
- Merekrut dan mempromosikan SDM secara tepat
- Pelatihan untuk memahami ekspektasi manajemen
- Konfirmasi, dari SDM tentang pelaksanaan tanggungjawab masalah kejujuran dan etika
- Penanaman disiplin
9. Relvansi budaya kejujuran dan etika dengan laporan keuangan
Sangat relevan, karena kejujuran sangat penting untuk memastikan laporan keuangan yang disusun benar.
10. Bentuk tanggungjawab manajemen terhadap risiko fraud
- Mengidentifikasi dan mengukur potensi fraud
- Mencegah risiko fraud
- Memonitor program pencegahan dan pengendalian fraud
- Pelaporan langsung ke komite audit atas temuan penting dalam iternal audit
- Laporan periodik oleh divisi etika tentang "whistleblowing", yait "peluit" untuk fraud
- Laporan lain tentang pelanggaran etika atau tersangka fraud
13. Tanggungjawab auditor saat ditemukan adanya fraud:
- Melakukan wawancara kritis dan analitis yang mencakup:
- Wawancara asesmen (assessment inquiry), yaitu wawancara yang bersifat analitis dengan
cara menkontraskan berbagai informasi yang telah didapat
cara menkontraskan berbagai informasi yang telah didapat
- Wawancara introgasi (Interrogative inquiry)
- Evaluasi hasil wawancara
- Menerapkan teknik mendengar (listening skill) disepanjang proses wawancara
- Melakukan observasi perilaku terduka pelaku fraud (observing behavioral cues)
- Memberdayakan software analisis data
- Memperluas pengujian substanf
Komentar
Posting Komentar