Audit Sampling
Audit Sampling adalah pengujian audit yang dilakukan atas sampel dari populasi bukti audit.
Alasan pengujian sampel:
Audit sampling diterapkan pada kedua macam pengujian audit, yaitu:
Metode audit sampling:
Dasar pemilihan Metode Sampling:
Manfaat sampling statistika:
Risiko Non Sampling, adalah pengujian sampel yang tidak disebabkan oleh kesalahan dalam pengambilan sampel.
Sumber risiko non-sampling:
Attribute sampling, adalah pengujian samling untuk SPI. Pengujian hanya digunakan jika terdapat bukti dokumenter dalam pelaksanaan prosedur pengendalian, seperti: prosedur otorisasi, dokumen dan catatan, dan prosedur pemeriksaan independen
Metode Pengambilan Sampel
Random number sampling, adalah pengambilan sampel dengan menggunakan tabel angka random. dapat berbentuk:
Alasan pengujian sampel:
- Karena keterbatasan waktu, tenaga, dan biaya, yang dimiliki oleh auditor
- Karena hasil pengujian atas sampel tidak akan berbeda dengan pengujian atas populasi
- Validitas pengujian berdasarkan sampel dapat diuji secara ilmiah dan bisa diterima secara umum
- Praktik pengujian sampel telah berlakku umum, dipraktikkan pada sebagian besar keputusan ekonomi, bisnis, sosial dan politik
Audit sampling diterapkan pada kedua macam pengujian audit, yaitu:
- Pengujian sistem pengendalian intern (test of control), yaitu pengujian atas efektifitas stadar prosedur proses bisnis, disebut dengan attribute sampling
- Pengujian substantif (subtantive test), yaitu pengujian atas kewajaran akun-akun dalam lapora keuangan, disebut dengan variable sampling.
Metode audit sampling:
- Sampling Non-Statistika. Adalah sampling yang diterapkan dengan tanpa secara eksplisit menggunakan model-model statistika, melainkan hanya menggunakan kekuatan pertimbangan profesional auditor.
- Sampling Statistika. Adalah sampling yang diterapkan dangan menggunakan model dan parameter statistika, petimbangan profesional tetap digunakan tetapi dalam skala yang terbatas.
Dasar pemilihan Metode Sampling:
- Pertimbangan biaya dan manfaat (cost and benefit)
- Volume dan karakterisitik transaksi
- Tingkat kompetensi dalam menggunakan metoda sampling
Manfaat sampling statistika:
- Penentuan sampel lebih efisien
- Pengukuran kecukupan bukti lebih terarah
- Pengevaluasian sampel lebih terarah
- Memudahkan audito di dalam megkualifikasi dan mengontrol risiko sampling
Risiko Non Sampling, adalah pengujian sampel yang tidak disebabkan oleh kesalahan dalam pengambilan sampel.
Sumber risiko non-sampling:
- Human mistakes, seperti kegagalan mendeteksi kesalahan dalam dokumen
- Penerapan prosedur audit yang tidak sesuai dengan tujuan audit
- Kesalahan interpretasi hasil sampel
- Mengandalkan kepada informasi selah dari fihak lain, seperti kesalahan jawaban konfirmasi
Attribute sampling, adalah pengujian samling untuk SPI. Pengujian hanya digunakan jika terdapat bukti dokumenter dalam pelaksanaan prosedur pengendalian, seperti: prosedur otorisasi, dokumen dan catatan, dan prosedur pemeriksaan independen
Metode Pengambilan Sampel
Random number sampling, adalah pengambilan sampel dengan menggunakan tabel angka random. dapat berbentuk:
- Sampling without replacement. Angka yang sama tidak akan diganti dengan angka lain dalam tabel angka random.
- Sampling with replacement. Angka yang sama akan diganti dengan angka lain dalam tabel angka random.
Komentar
Posting Komentar